POINNU PORONG – Rapat kordinasi rutin Majelis Wakil Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Porong digelar pada Jum’at (06/11/26) malam bertempat dimasjid Riyadul Jannah ranting Nahdlatul Ulama Kedungkampil. Diawali dengan kajian kitab Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah oleh rois syuriyah MWCNU Porong KH Achmad Lukman Marzuqi, M.Pd.I
Gus Ali Fattah ketua ta’mir masjid Riyadul Jannah menyampaikan dalam sambutannya bahwasanya menjadi ta’mir memiliki tantangan yang berat. Menurut beliau, lebih banyak kritikan yang diterima daripada pujian. Hal ini merupakan sunnatulloh bahkan sejak Rasulullah SAW.
“Bahkan kanjeng nabi Muhammad SAW saja sebelum berdiskusi dengan para sahabat tentang sesuatu hal, maka beliau akan berkonsultasi atau mencari petunjuk kepada Allah SWT’, tuturnya.
Oleh karena itu secara pribadi beliau menyampaikan kepada para ta’mir didalam melakukan tugas ataupun agendanya untuk senantiasa meminta petunjuk (istikharah) kepada Allah SWT.
“Kita harus tetap terhubung dengan server pusat yakni Allah SWT didalam setiap rencana dan agenda yang akan kita lakukan agar semua hal yang kita rencanakan dapat berjalan dengan baik. Apalagi tugas sebagai ta’mir masjid saya rasa cukup berat”, pungkasnya. (MA)

Leave a Reply